Puan Maharani: Proyek Strategis Nasional Harus Serap Lulusan Berkualitas

Home / Berita / Puan Maharani: Proyek Strategis Nasional Harus Serap Lulusan Berkualitas
Puan Maharani: Proyek Strategis Nasional Harus Serap Lulusan Berkualitas Mentri Kemenko PMK RI Puan Maharani (kiri) saat memberikan bantuan kepada perwakilan penerima KIP, BPNT, PKH dan TPG di kota Malang (FOTO : Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)

TIMESSAMARINDA, MALANG – Sejumlah proyek strategis nasional membutuhkan peran lulusan berkualitas dari perguruan negeri di Indonesia. Karena itu, diharapkan semua lulusan bisa diserap untuk menyukseskan pembangunan nasional.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, saat menghadiri wisuda Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Sabtu (12/5/2018).

Puan menyebutkan Daya saing  sangat ditentukan oleh kapabilitas Sumber Daya Manusia dalam mengelola potensi yang ada.

Puan-Maharani-doktin-1.jpgMentri Kemenko PMK RI Puan Maharani (kiri) saat memberikan bantuan kepada perwakilan penerima KIP, BPNT, PKH dan TPG di kota Malang (FOTO : Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)

"Proyek-proyek strategis nasional seperti Pembangunan 8 Kawasan Ekonomi Khusus, Pembangunan 14 Kawasan Industri, Proyek 35.000 MegaWATI, serta 246 Proyek Infrastruktur, tentu membutuhkan peran serta sumber daya manusia lulusan Perguruan Tinggi," katanya.

Puan menjelaskan Indonesia merupakan salah satu inovator teratas di antara negara berkembang. Hal ini juga dipengaruhi oleh pembangunan SDM yang berkualitas tidak terlepas dari peran pendidikan tinggi. 

Untuk memperkuat angkatan kerja Indonesia, maka salah satu Agenda Strategis Pemerintah adalah memperkuat seluruh Perguruan Tinggi Nasional yang ada di Indonesia, Negeri dan Swasta.

Jumlah seluruh perguruan tinggi nasional Iebih dari 4.300 buah dan Iebih dari 90 persen merupakan Perguruan Tinggi Swasta.

"Saat ini, Sarjana di Indonesia, hanya berkontribusi 11 persen (atau 13 Juta Orang) dari 121 Juta Penduduk yang bekerja," katanya

Puan menyebutkan, pemerintah telah memberikan perlakuan yang sama kepada Perguruan Tinggi Swasta. Karena itu, diharapkan Perguruan Tinggi dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pada kesempatan tersebut, Puan juga menyebutkan di era globalisasi saat ini, setiap negara dituntut untuk memiliki kapasitas daya saing yang memadai, agar dapat memperoleh manfaat yang optimal dari perdagangan, fmansial, industri, teknologi dan hubungan antar masyarakat. 

Saat ini, dikatakan Menko PMK Puan Maharani daya saing Indonesia periode 2017-2018 menurut laporan World Economic Forum (WEF), naik 5 peringkat, dari posisi 41 menjadi posisi 36, dari 137 Negara. karenanya, dibutuhkan lulusan atau generasi yang berkualitas.(*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com