Trusted Media Summit 2018

Google Dukung Kolaborasi Media Online Nasional Lawan Hoaks lewat MoU CekFakta

Home / Berita / Google Dukung Kolaborasi Media Online Nasional Lawan Hoaks lewat MoU CekFakta
Google Dukung Kolaborasi Media Online Nasional Lawan Hoaks lewat MoU CekFakta Penandatanganan MoU yang dilakukan 22 media online nasional di Hotel Gran Melia, Jakarta, Sabtu (5/5/2018). (FOTO: Friska Kalia for TIMES Indonesia)

TIMESSAMARINDA, JAKARTA – Dukungan berbagai pihak terus mengalir pada aksi kolaboratif untuk melawan hoaks di tahun politik. Kali ini Google, raksasa mesin pencari asal AS, mendung penuh aksi nyata 22 media online nasional melawan hoaks dengan menandatangani MoU CekFakta saat acara Trusted Media Summit 2018.

Irene Jay Liu dari Google News Lab Lead, APAC, pun mendukung penuh penandatanganan MoU yang dilakukan 22 media online nasional di Hotel Gran Melia, Jakarta, Sabtu (5/5/2018). MoU diinisiasi oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo), Internews dan Google News Initiative. 

Irene menyampaikan, “Google sangat bangga dapat berkolaborasi dengan AJI, Internews, Mafindo dan AMSI untuk melawan hoaks di Indonesia. Bersama dengan inisiatif CekFakta, kami menantikan kerja sama yang lebih jauh dengan para jurnalis dari 22 organisasi media pengusung CekFakta, dan mudah-mudahan kolaborasi ini akan semakin bertumbuh," ujarnya.

Google juga mendukung organisasi media otoritatif dan terpercaya selalu menjadi prioritas utama dari Google. "Ini pula yang menjadi alasan kami untuk meluncurkan Google News Initiative Training Network pertama di Asia, bekerja sama dengan AJI dan Internews. Ketika para jurnalis dan komunitas bekerja sama, dipersenjatai dengan berbagai peralatan online untuk memverifikasikan informasi, mereka dapat membangun benteng pertahanan untuk para media terpercaya demi melawan arus misinformasi,” papar Irene.

Cek-Fakta.jpg

Dukungan serupa juga datang dari Mafindo.  Mafindo mendorong solusi integratif untuk melawan penyebaran hoaks di Indonesia. Selain gerakan edukasi literasi dan silaturahmi antar anak bangsa untuk meredam polarisasi.

"Kami juga berharap upaya gotong-royong melakukan cekfakta antara media siber arus utama bersama pegiat anti hoaks seperti ini bisa menjadi salah satu solusi untuk meredam penyebaran hoaks di Indonesia,” kata Ketua Mafindo, Septiaji Eko Nugroho.

Selain MoU CekFakta, dalam Trusted Media Summit 2018 juga menghadirkan pelatihan tentang cara menangkal hoaks dan melakukan verifikasi menggunakan aplikasi yang tersedia di internet. Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian Google News Initiative Training Network bersama Internews dan Google.

Dukungan Google berbagai ini juga disambut 22 media online nasional. Mereka pun sepakat melawan hoaks dengan menandatangani MoU CekFakta di momen Trusted Media Summit 2018. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com