Indikator
  • Undercontruction

Melalui CSR, Pupuk Kaltim Tingkatkan Kemandirian Sosial dan Ekonomi ABK di Bontang

Home / Peristiwa / Melalui CSR, Pupuk Kaltim Tingkatkan Kemandirian Sosial dan Ekonomi ABK di Bontang
Melalui CSR, Pupuk Kaltim Tingkatkan Kemandirian Sosial dan Ekonomi ABK di Bontang General manager Umum Pupuk Kaltim Nur Sahid, memberikan sambutan saat membuka pelatihan handicraft berbasis sustainable entrepreneurship program for disability di gedung Inkubator Bisnis Permata Bunda, Senin (11/9/2017). (Foto: Agus Setiawan Inbis Permata

SAMARINDATIMES, BONTANG – Melalui Program Inkubasi Kewirausahaan, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memberikan perhatian serius kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang berada di Kota Bontang. 

Salah satu program unggulan Corporate Social Responsibility (CSR) Pupuk Kaltim ini bekerjasama dengan dua Mitra Binaan Pupuk Kaltim, Inkubator Bisnis (Inbis) Permata Bunda dan Wied Collection yang juga sebagai instruktur dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan handicraft ini.

Pelatihan kali ini diikuti oleh 25 orang peserta diantaranya dari ABK tuna rungu, tuna grahita, tuna daksa dan autis. Kegiatan berlangsung sepuluh hari, 11-20 September 2017, di Gedung Inkubator Bisnis Permata Bunda, Kelurahan Api-Api.

ABK-27sSwr.jpg

Pembukaan pelatihan yang dilaksanakan pada Senin (11/9/2017), dihadiri oleh General Manager Umum Pupuk Kaltim Nursahid, Manager Corporate Social Responsibility (CSR) Pupuk Kaltim Dwi Pudyasmoro Basuki, Yuli Wulandari Superintendent Bina Wilayah CSR, Kepala Inbis Permata Bunda Anggi Valentinata Goenadi, Kepala Sekolah SLB Permata Bunda Siti Marlina, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat.

General Manager Umum Pupuk Kaltim, Nursahid dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan handicraft ini merupakan bentuk komitmen perusahaan melalui program CSR untuk masyarakat. Khususnya memberikan perhatian kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di kota Bontang.

Pun demikian dengan para peserta, ia berharap pelatihan ini dapat melahirkan usaha baru yang dapat berkolaborasi dengan program inkubator bisnis lainnya.

"Lahirnya seorang entrepreneur ABK merupakan tujuan utama dari program ini. Dengan berbekal keterampilan usaha yang telah dimiliki, ABK juga diharapkan mandiri," ucapnya.

ABK-3a5vI.jpg

Kepala Inbis Permata Bunda, Anggi Valentinata Goenadi, mengucapkan terimakasih kepada Pupuk Kaltim, Pemkot Bontang dan fasilitator yang mendukung kegiatan Inbis Permata Bunda ini. 

"Ini merupakan wujud nyata kami dalam mendidik dan membimbing ABK. Mohon dukungannya agar kami dapat menciptakan pengusaha-pengusaha istimewa yang mandiri  dan sukses pendampingan pelatihan wirausaha ini," lanjutnya.

Anggi menambahkan, kegiatan pembinaan ABK di Inbis Permata Bunda terdapat 4 (empat) fase yang dijalankan dengan Sustainable Entrepreneurship Program atau yang biasa dikenal dengan P4 SEP yaitu pelatihan, pemagangan, penempatan kerja dan pendampingan wirausaha. Kegiatan seminggu ini merupakan tahap pertama dari empat fase tersebut. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com